Senin, 28 Mei 2012

Park Jung Min - My Story (Part 3)

Part 1 - Park Jung Min - My Story
Part 2 - Park Jung Min - My Story (Part 2)

[Trans] ‘My Story’ – Jung Min’s story A-Z (Part 3)
Source: Vivaldi-P
Chinese translation: 阿菜 (ALLFORPJM)
English translation: RPJM (royalpjm.wordpress.com)
indo_trans: link4triples.blogspot.com
Please repost with full credits.


Japanese Culture (Budaya Jepang)

Aku tidak punya pertentangan budaya setelah datang ke Jepang. Ada banyak orang baik ketika aku pergi ke Taiwan, Thailand dan negara lainnya. Karena ini adalah tempat untuk orang baik, jadi akan ada ikatan dengan karakteristik orang ini. Persepsi pribadimu terhadap tempat ini juga akan berubah. Di Jepang, ada banyak pemandangan alam yang sangat indah. Kamu akan merasa berbaur menjadi satu dengan alam di Jepang, sangat nyaman. Meskipun aku belum berpengalaman tentang budaya Jepang, aku ingin mencoba Kimono, apa akan cocok untukku jika memakainya? Pada saat yang sama, aku ingin bermain pedang, mengenakan wig dan mengalami bagaimana rasanya menjadi pendekar. Tapi itu sangat berbahaya. Hmm? Apakah kamu ingin melihat Jung Min yang seperti itu? Jadi, hingga saatnya tiba, aku harus mulai berlatih sekarang.


Key (Kunci)

Aku pernah bekerja ketika masih SMP. Tentu saja aku menyembunyikan usiaku, dan karena ada badge sekolah di seragamku, akan menjadi malapetaka jika aku ketahuan (bekerja). Jadi aku ganti baju biasa dan pergi ke KFC seperti ini. Aku juga merasa sulitnya menggoreng ayam di dapur, namun, staf di sekitarku sangat ramah dan mudah didekati. Itu sungguh pengalaman baik. Setelah itu, aku bekerja bersama kakakku, berjalan ke setiap rumah untuk menempelkan label dekoratif. Tapi kakiku benar-benar sakit saat itu. Namun, saat menggoreng ayam atau menempelkan label dekoratif, aku selalu punya impian ini, "Aku harus menjadi bintang idola!" Selama bekerja waktu itu, aku merasakan betapa pentingnya uang itu, merupakan pengalaman berharga. Bahkan sampai sekarang, saat aku berjalan melewati KFC, aku akan mengingat kejadian ini. Apapun itu, kunci untuk mewujudkan impianmu adalah jangan menyerah.


Luxury (Kemewahan)

Baru-baru ini, hal paling mewah yang aku lakukan adalah membeli tas di Taiwan. Pada saat melihat tas itu, aku tertarik dengan desainnya pada pandangan pertama dan aku sangat menyukainya dan langsung membelinya. Merek (tasnya) rahasia! Tapi bukan merek kesukaanku. Singkatnya, aku memilih karena desainnya. Setelah itu, aku juga menghabiskan banyak uang untuk pindah rumah. Ah! Ya, akhirnya aku memikirkan hal itu! Aku bahkan membeli mobil untuk ayahku. Namun, bukan merek berkelas. Selanjutnya, aku akan bekerja lebih keras lagi sehingga bisa membeli mobil yang lebih baik sebagai hadiah. Kemudian, setelah membeli mobil, aku juga ingin membeli sebidang tanah sebagai langkah awal membagun PARK Hilton hotel. Sepertinya ada lahan lebih di gunung di Korea, haruskah aku pergi dan survei lain kali? Aku juga ingin membuka toko dengan merekku sendiri, dan ada banyak hal yang aku ingin lakukan juga.


Passion (Gairah)

Saat masa kecilku, sangat populer mengumpulkan kartu, perangko, dll Meskipun sangat populer, aku tidak melakukannya sebelumnya karena hidup agak sulit pada waktu itu. Meskipun aku pura-pura tidak tertarik, namun, sungguh, aku sangat mengagumi teman-temanku yang mengumpulkan banyak kartu. Tapi aku bilang "Aku tidak tertarik pada hal-hal semacam ini..." Meskipun ada idola yang berusaha menyembunyikan masa kecilnya yang miskin, tapi aku tidak. Meskipun aku merasa malu orang lain tahu situasi keluargaku dan bahkan ingin menyembunyikannya dari teman-temanku pada saat itu. Tapi sekarang, aku menghadapi dengan jujur. Karena aku mengalaminya sebelumnya, menyusuri jalan sebagaiaktor sekarang memungkinkan aku untuk melihat segalanya dengan jelas. Sekarang, aku menaruh gairah lebih besar ke dalam jalur idola dimana aku berjalan.


Quiet (Ketenangan)

Aku sangat suka musik. Konser pertama yang aku tonton adalah Dream Concert Korea. Aku pergi dengan saudara perempuanku. Karena pergi ke sana ketika aku masih SD, jadi tidak ingat jelas. Kesan mendalamku adalah aku memegang light stick putih dengan saudaraku dan melambaikanya dengan kencang. Tapi aku tidak bisa benar-benar melihat panggung. Tempat duduk kami kacau karena orang lain, mereka marah dan kami ditegur. Karena bagian itu tempat duduk pemegang light stick kuning. Di Korea, kita menggunakan warna berbeda untuk memisahkan fans. Namun, seiring berjalannya waktu, aku pergi ke agensi idola fans memegang light stick kuning. Aku tidak tahu ini takdir atau apa?


Respect (Hormat)

Meskipun aku akan dirtanya "Siapa orang yang paling kamu hormati?", "Kau ingin menjadi seperti aktor siapa?" Namun, aku tidak menjawabnya, maaf. Aku tidak memilih siapa pun secara khusus. Siapa yang menetapkan aturan kau harus memiliki orang yang kau hormati? Kau tidak menggunakan hidupmu untuk melampaui pemikiran seseorang. Aku sangat benci kalau aku membatasi diriku dalam lemari. Aku selalu berharap melihat diriku tumbuh, jadi satu-satunya orang yang aku hormati selalu diriku dan hanya diriku sendiri. Aku hanya percaya pada diriku sendiri. Langkah untuk berkembang masih panjang dan tidak pernah berhenti sebelumnya.


Secret (Rahasia)

Karena ini sebuah rahasia, jadi aku tidak akan mengatakannya. Hmm... Tapi, karena itu kamu jadi aku akan mengatakannya saat ini.

***

eng_trans:

Japanese Culture

I did not have any cultural conflict completely after coming to Japan. There are all kinds of people when I went to Taiwan, Thailand and other countries. Because this is the place for this kind of people, so there will bound to have this kind of characteristic of people. Your personal perception towards this place will also change. In Japan, there are many natural scenery which are really beautiful. You will feel that you are mixed into one with the nature in Japan, it is really comfortable. Despite I have not completely experience Japan culture, I would like to try on a Kimono, will it suit me if I wears it? At the same time, I will like to play with the sword, putting on a wig and experience how is it like to become a warrior. But it is really dangerous. Hmm? Do you wish to see this kind of Jung Min? So, for this kind of character to come by, I must start to practice from now on.

Key

I used to work when I was in middle school. Of course I hid my age, and because there’s school badge on my uniform, I will be doom if I am found (working). So I changed to casual wear and went to KFC just like this. I also felt that it was difficult frying chicken in the kitchen, however, the staffs around me were friendly and approachable. That was really a good experience. After that, I worked together with my sister, walking to every household to paste decorative label. But my legs really hurt that time. However, while frying the chicken or pasting the decorative label, I always had this dream, “I need to become an idol!” During the time when I was working, I felt the importance of money, that was a precious experience. Even till now, as I walk past KFC, I will recall this incident. No matter what, the key to fulfil your dream is not to give up.

Luxury

Recently, the most luxury thing I did was that I bought a bag in Taiwan. The moment I saw that bag, I was attracted by its design at the first sight and I really like it and bought it straight away. The brand (of the bag) is a secret! But it is not the brand I really like. In short, I choose it according to its design. After that, I also spent a huge amount of money to move house. Ah! Yea, I finally thought of it!! I even bought a car for my father. However, it is not a classy brand. Next, I will work even harder so I can buy an even better car as a present. Then, after buying a car, I also wish to buy a piece of land so as to take a first step towards PARK Hilton hotel. There seems to have leftover land at the mountain in Korea, shall I go and survey it the next time? I also wish to open a shop of a brand of my own, and there are many things I would like to do too.

Passion

During my childhood, it was really popular collecting cards, stamps, etc. Although it was really popular, I have not done it before as life was rather hard at that time. Although I pretend that I was not interested, however, really, I really admire my friends who collected many cards. But I told him “I don’t have any interest in this kind of thing…” Despite there are idols who tried to hide their poor childhood, I did not hide mine specially. Although I felt ashamed letting others know my family situation and even wanted to hide it from my friends at that time. But now, I am facing it uprightly. Because I experienced it before, walking down the actor path now enable me to see everything clearly. Now, I put in even more passion into the idol path which I am walking.

Quiet

I really like music. The first concert I went to watch was Korea’s Dream Concert. I went with my sister. Because I went there when I was in elementary school, I could not recall it clearly now. My deepest impression was that I held a white light stick with my sister and waved it hardly. But I could not really see the stage. Both of our seats were messed up with some other people, they got angry and we got reprimanded by them. Because that section was where yellow light stick holders were sitting. In Korea, we use different colour to separate fans. However, as time goes by, I went into the agency of that idol whose fans were holding onto yellow light stick. I don’t know if this is fate or what?

Respect

Although I will be asked “Who is the person you respect the most?”, “Which actor would you wish to become?”, however, I don’t answer them, I am sorry. I did not choose anyone specifically. Anyway, who set a rule whereby you must have a person you respect? You do not use your life to go beyond one’s thinking. I really hate it when I limit myself in a closet. I always look forward to see myself grow, so the only person I respect is always myself and only myself. I only believe in myself. My growing pace is still far and has never stopped before.

Secret

That’s because this is a secret, that’s why I am not going to say it. Hmm… But, because it’s you so I am going to say it this time.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar